Wed, 22 Feb 2012; 07:43:35 PM

Posts Tagged ‘Chloe’

Cangkir Pecah

Saturday, October 22nd, 2011

Beberapa malam lalu Chloe memecahkan cangkir keramik putih yang sering saya digunakan untuk minum teh.

Penyebabnya adalah, Chloe yang sedang asik dengan bukunya, mengira saya sudah memegang gelas itu, saat dilepaskan olehnya.

“Prang!”

Dia jelas terkejut. Ekspresi wajahnya menyiratkan ketakutan.

“Sorry, Ma..” cepat dia bereaksi.

Saya pandangi wajah si cantik anak perempuan saya satu-satunya ini. Dia tahu dia salah. Cukup sudah. Tidak perlu dihakimi, dimarahai apalagi dibentak.

“Yuk, kita bereskan. Chloe yang lap, ya. Mama yang pungutin pecahannya.”

Wajahnya langsung cerah. Si kecil tiga tahunku segera mengambil lap di depan pintu kamarnya. Setelah memastikan tidak ada lagi pecahan cangkir, saya ajak dia mengelapi tumpahan air di lantai kamarnya.

Malam itu, Chloe tidur pulas di kamarnya yang bekas tumpahan air di lantainya telah dia keringkan. Saya lega, karena bisa bereaksi dengan tepat. Cukup cangkirnya saja yang pecah, jangan hati anak saya.

Acicu

Saturday, January 30th, 2010

Kadang-kadang saya bertanya pada Chloe, Tuhan Yesus ada di mana, dia akan menaruh tangannya di dada dan berkata: aci (hati).

Namun, sudah beberapa waktu ini dia akan menjawab: acicu. Cukup lama saya baru ngeh maksud dia adalah: hatiku. Dari mana dia denger kata ini, ya? Kemungkinan dari beberapa lagu yang sering kami nyanyikan bersama, seperti lagu Bulan Sabit di Awan — betapa senang hatiku rasanya menjadi nahkoda di sana — atau lagu Balonku — meletus balon hijau DOR hatiku sangat kacau. (more…)

Jejak Tangan Misterius

Saturday, January 2nd, 2010

jejaktangan

Suatu pagi yang nyaman di awal tahun 2010.. Aaahhh indahnyaaa… Namun tiba-tiba mataku tertumbuk pada benda putih berserbuk di atas sofa. Sebuah jejak tangan misterius. Wah! Ada pencuri?!!!

Mencurigakan sekali..  Maka, dengan mengendap-endap Mama berusaha menangkap basah si pencuri. Tidak perlu bersusah-susah ternyata.. hanya sekitar 3 meter dari sofa, pemilik jejak tangan misterius sedang asik dengan ulah badungnya. Ini dia, mahkluk terkecil di rumah yang sedang berenang di atas selapis tepung maizena yang ‘dicurinya’ dari kulkas Mama saat Mama membiarkan pintu (kulkas)nya terbuka sejenak.

tersangka

Ini dia orangnya! Sayangnya dia terlalu lucu untuk dimarahi :D hohohohohoho.

chloe-badung

She is 17 months

Saturday, October 31st, 2009

chloe-hape

 

Ooohh… she is 17 months now. Sweet and pleasant she is.

It was a doubt when I have her in my womb. I did not know if I can share my heart to one more person.

But, it doesn’t require a lot efforts to love her. You don’t even have to try. You will fall in love for her instantly.

This little gal has it. Her personality, her cheerful smile, she is blooming just as her name: Chloe.

In her 17 months, she has mastered stair climbing skill — she can go down by the stairs without help; first time it was a horror for me–, able to communicate in human language :) her most favorite word is: MAWUUU… (want).

She is also able to do simple order, like: “Chloe, get your pants.” She will rush to her room, pull out a pants from the drawer, push the drawer back and bring the pants to me.

And, she will tell you whenever she thinks its time to poo-poo, “Pook!” Unfortunately, she still can not tell me when she feels like to pee. :)

She loves books. Aaaahhh, she will get you read for her over and over. She never gets enough with the books. Her brother Joel can read at 3yo 6mo. It’s quite early. But, I’m pretty sure Chloe will get her literacy earlier. Recently, I found that she recognize the number 4. “Empak,” or empat means four. This number means nothing for her, for sure. FYI, we don’t teach her to read nor adopt any teach-your-baby-to-read methods. All we do is read to her. Anything, anywhere. Sometimes, she will read the book herself — pretended to read actually — and babbling out some cute words. My sister said that her babbling sounds like Thai. Hahha.

Happy 17mo, Dek.

Setelah Chloe Bergigi

Friday, May 22nd, 2009

chloe-sibuk

Setelah gigi pertamanya keluar setengah, gigi berikutnya tumbuh menyusul hanya dalam beberapa hari. Semuanya di atas.

Sekarang gigi bawahnya mulai menampakkan diri. Jadi, tiga gigi tumbuh dalam waktu tiga minggu saja. Mengalami percepatan nampaknya.

Setelah gigi pertama, Chloe juga mulai pede untuk berjalan tanpa dituntun. Dia sudah bisa jalan sendiri sekarang, dan sering sekali menepis bantuan yang ditawarkan. Hm… gaya ya…

Chloe juga sudah mulai bisa bicara. Papa, Mama, Cacak (begitu dia memanggil kakak Joel). Nyenyen kalo minta disusui, mam kalo lapar. Tak ketinggalan Naaak… itulah cara dia mengapresiasi makanan. Wah, dia doyan makan banget sekarang. Terlambat sedikit saja menyuapinya, dia akan marah besar. Ikan adalah makanan kesukaannya. Sayur-sayuran juga tidak pernah ditolak olehnya. She’s an easy baby, really.

Chloe juga bisa menjawab jika ditanya, “Papa ke mana? Keeeer…?” “JAA!” jawab si gadis kecil.

Sekarang dia sedang terobsesi dengan peralatan sapu & pel. Tidak bisa lihat ada sapu nganggur, pasti langsung disambar. Tangannya juga suka iseng mengobok-obok air pel. Duh, bayi…

Menyenangkan sekali tinggal di rumah dan menikmati anak-anak yang telah Tuhan anugerahkan.

Chloe Punya Gigi!

Tuesday, April 14th, 2009

chlo-chloeHalo.. Chloe udah 10 1/2 bulan nih. Ga berasa, ya.

Perasaan baru kemaren-kemaren ini saya stres karena harus berakrobat menyesuaikan diri dengan interupsi-interupsi oleh seorang bayi kecil mungil yang tampaknya tak berdaya.

Rasanya juga baru kemaren saya bereksperimen dengan segala macam tepung-tepungan untuk membentuk selera makan yang sehat dan baik untuk si bayi yang baru belajar makan.

Hmmmmhhh….

Kerepotan yang dia tambahkan dalam keseharian saya semakin hari memang semakin bertambah, dari ganti celana pesing sampai menangkap si pemanjat ulung yang sering diam-diam sudah nangkring di anak tangga ke-5 :D *mama sibuk sendiri sihhhh…*

Heh.. tidak apa-apa, Nak. Kehadiranmu sungguh membuat hari-hari keluarga kita jadi ceria. Kelucuanmu menghapus semua ‘dosa’-mu. Dan sekarang, gigi pertamamu sudah muncul… so cool isn’t it, no more toothless smile :)

Chloe Enam Bulan

Thursday, December 4th, 2008

Gadis kecilku dah enam bulan. Wih.. ga berasa banget.

Rasanya baru kemaren aku seperti tidak pernah berhenti menyusu. Rasanya baru kemaren aku ga berhenti-henti gantiin popok yang basah atau kotor.
Rasanya baru kemaren kebingungan bagaimana cara menidurkan bayi tanpa harus digendong, disusui, diayun-ayun, dsbg, dsbg.

lulus-asi-xSekarang Chloe dah bisa banyak. Guling-guling, babbling, senyam senyum, minta gendong pada siapa saja (bahkan yang baru ketemu), duduk tanpa ditopang, dsbg dsbg.

Sekarang Chloe udah teratur tidurnya. Tidur malamnya pun udah panjaaang, sehingga Mama bisa istirahat juga.

Dan.. stage berikut dalam hidupnya, Chloe dah boleh makan makanan semi padat pertamanya. Beras putih, beras merah, kacang ijo, jeruk keprok, pisang raja dan pepaya dah dia cobain.

Duh, dah enam bulan berlalu ya, Nak. Bener-bener terasa hanya sekejap mata.

Enam bulan juga aku bertahan memberinya hanya ASI saja (sempet rada gagal di awal), walau tidak terlalu banyak support yang diterima. Namun penderitaannya sebanding.

Aku melihat sebuah keajaiban. Seorang manusia bisa hidup hanya dari air susu ibunya saja, dan selama enam bulan itu aku saksikan sendiri bagaimana perkembangan dan pertumbuhannya dari hari ke hari.

Congratulations for both of us :)

Chloe: Dari Lahir Sampai Tiga Bulan

Friday, September 12th, 2008

chloe-3mo

She’s a real blessing, a gift from God for Papa, Mama, and brother Joel.

Chloe belum pernah bingung antara pagi dan malam. Dia tahu kalau malam harus tidur panjang, dan siang kalau perlu tidak usah tidur dan membuat Mama hanya bisa bersenang-senang di malam hari :D

Sekarang tiap menjelang jam 8 malam, dia sudah rewel minta tidur, dan bangun minta susu hanya satu kali jam 2, sebelum akhirnya tersenyum pada siapa saja yang dia lihat pertama pagi itu.

We love you, little girl.

Chloe’s Recent Updates

Monday, September 1st, 2008

Si baby girl udah tiga bulan umurnya. Terakhir timbang seminggu lalu, ukurannya:
BB: 6,1kg
TB: 58cm
LK: 38cm

Konon, dalam pengukuran panjang bayi, hasilnya kurang akurat, karena gerakan bayi bisa mempengaruhi pengukuran.

Nampaknya my baby girl akan jadi bayi yang ramah dan murah senyum nantinya. Dia selalu memberikan senyum selamat pagi buat Mama, suka ngoceh dengan siapa saja, dan suka ikutan nyanyi.

Sementara secara fisik, dia belum bisa tengkurap sendiri. Miring-miringin badannya aja jarang :) . Padahal waktu baru 1 bulan, beberapa kali dia terbangun kaget, karena dari posisi 3/4 tengkurap dia telentang.

Tapi hari ini waktu sedang jalan-jalan sore, Chloe happy sekali karena mainan yang dipasang di stroller, yang selama ini diamatinya dengan penuh minat, sudah mulai bisa dia pegang. Dia juga punya hobby baru, ketuk-ketukin tangannya di dada Mama, sambil mengamati dengan serius.

Pipinya agak sedikit menyusut, karena beberapa hari lalu dia pilek – ketularan Joel. Kasian deh kalo liat bayi sakit :(

*foto nyusul yah*

Dedek Joel Matic

Wednesday, July 9th, 2008

Joel sayang sama adiknya (syukurlah). Dulu waktu masih di perut Mama, sehari bisa puluhan kali Joel kiss dedeknya. Sekarang, setelah dia cukup berhasil menangani kecemburuannya, dia ga pernah absen kiss adiknya, di jidat, di pipi, di bibir, di tangan, di kaki. Joel suka gemes sama kaki Chloe yang kecil.

Nah, ada kisah lucu. Kemarin Joel dan Chloe dititipin ke Tanjung Duren, karena Mama harus kontrol 40 hari ke dokter kandungan. Kebetulan Opa Oma lagi datang dari Bangka.

Seperti biasa, Joel langsung menuju ke rak buku yang berisi koleksi lawas Autobild Papa (dulu kita tinggal di sini). Baca-baca sebentar, dia tanya Oma, “Manual itu apa sih? Matic itu apa?” Kemungkinan dia baca di halaman harga-harga mobil di majalah otomotif itu.

Oma: “Manual itu ada giginya, matic enggak.”
Joel: (mikir bentar) “Joel manual, dedek matic.”
Oma: (mikir bentar juga.. akhirnya nyambung juga)

Hahahaha. Joel.. Joel.. ada-ada saja.